Sabtu, 22 Juli 2023

KESERUAN SAAT SOSIALISASI BUDAYA POSITIF DI SMKN 1 SAMPANG

 



            Budaya Positif adalah materi yang ada pada modul 1.4 pada Pendidikan Guru Penggerak. Materi ini mencakup materi inti mengenai perubahan paradigma belajar, disiplin positif, motivasi perilaku manusia, kebutuhan dasar, posisi kontrol restitusi, keyakinan kelas dan segitiga restitusi. Materi ini sejalan dengan kurikulum merdeka dan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara yang mengusung konsep pembelajaran berpusat pada murid. Dengan penerapan budaya positif di lingkungan sekolah maka dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sesuai nilai-nilai kebajikan yang ada pada Profil Pelajar Pancasila sehingga dapat mewujudkan murid yang memiliki karakter Profil Pelajar Pancasila.

            Bertepatan pada hari Kamis tanggal 20 Juli 2023 pada pukul 09.30, saya berkesempatan melakukan sosialisasi terkait Budaya Positif kepada wali kelas di SMKN 1 Sampang. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dan apresiasi dari Plt Kepala SMKN 1 Sampang yaitu Bapak Suherman Hidayat, S.Pd., M.M dan para jajaran Wakil Kepala Sekolah yaitu WAKA Kurikulum, WAKA Kesiswaan, WAKA Humas, dan WAKA Sarpras. Dukungan ini terlihat dari dibuatnya surat undangan resmi khusus bapak ibu wali kelas SMKN 1 Sampang untuk menhadiri kegiatan sosialisasi budaya positif ini.


            Dukungan juga diberikan oleh bapak ibu wali kelas SMKN 1 Sampang yang antusias hadir dan mengikuti kegiatan ini sampai akhir, bahkan ada ketua jurusan yang juga ikut hadir untuk mendapatkan wawasan mengenai budaya positif. Ada sekitar 25 bapak ibu guru yang hadir dalam kegiatan sosialisasi ini. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh WaKa Kurikulum yaitu Bapak M. Imam Yusuf Wibisono, M.Pd yang mewakili Bapak Kepala Sekolah sekaligus memberi sambutan awal. Bapak M. Imam Yusuf Wibisono, M.Pd ini adalah CGP Angkatan 6 sehingga beliau sangat memahami betul isi materi tentang budaya positif, sehingga saat memberikan sambutan beliau juga sedikit menyinggung isi dari materi budaya positif.

 

            Pada kegiatan sosialisasi ini saya membuka materi dengan memaparkan tujuan pendidikan menurut filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara dan dengan memberi pemahaman kepada bapak ibu wali kelas bahwa kita sebagai seorang guru jangan sampai menerapkan kata "paling" dalam profesi maupun kehidupan kita tetapi kita harus bisa menerapkan kata "saling" agar dapar menuntun peserta didik sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman.
            Materi saya lanjutkan sampai pada materi posisi kontrol guru. Disini bapak ibu wali kelas mulai merasa bahwa selama ini mereka berada pada posisi kontrol yang kurang tepat yaitu posisi kontrol sebagai penghukum dan pemberi rasa bersalah. Sehingga disini bapak ibu wali kelas mulai melakukan refleksi diri untuk perbaikan dikemudian hari dalam mengemban tugasnya sebagai wali kelas.
            Materipun berlanjut sampai ke materi segitiga restitusi, disinilah bapak ibu mulai heboh karena saya menunjukkan video saat saya menerapkan segitiga restitusi. Berkali-kali saya menekankan kepada bapak ibu wali kelas bahwa tidak mudah menuntun murid dan membangun budaya positif tetapi saya tegaskan bahwa bapak ibu wali kelas pasti bisa melaksanakannya. Saya juga memberi contoh bagaimana menerapkan ke siswa dan ke anak saya sendiri tentang segitiga restitusi. Saya juga memberikan gambaran penerapan suasana kelas yang menyenangkan yang saya lakukan, saya memberi contoh penerapan pembelajaran berbasis projek yang sudah dilakukan Ibu Rina, selain itu saya juga memberi contoh penerapan kesepakatan kelas yang dilakukan oleh Ibu Fitriyah. Dengan pemaparan materi yang panjang serta pemberian contoh konkrit membuat bapak ibu wali kelas SMKN 1 Sampang merasa bahwa wawasan ini sangat penting untuk dipelajari dan dipahami. Sehingga tanpa terasa sudah 1 jam 30 menit saya memaparkan materi dan bapak ibu wali kelas masih antusias mengikutinya.





            Demikian cerita keseruan saya saat melakukan sosialisasi budaya positif kepada wali kelas SMKN 1 Sampang. Dan saya sangat senang serta bangga terhadap bapak ibu wali kelas karena bersedia belajar serta antusias mengikuti kegiatan ini untuk menambah wawasan terntang budaya positif demi mewujudkan peserta didik yang berkarakter Profil Pelajar Pancasila. Semoga wawasan budaya positif ini bisa diterapkan oleh bapak ibu wali kelas SMKN 1 Sampang di kelasnya masing-masing.

MATERI SOSIALISASI BUDAYA POSITIF klik disini

Bapak Ibu Guru yang hebat mohon berkenan memberikan umpan baliknya di link berikut klik disini

VIDEO SOSIALISASI BUDAYA POSITIF






Minggu, 15 Januari 2023

SUBNETING

 Subnetting adalah teknik yang digunakan untuk memecahkan jaringan menjadi beberapa subjaringan yang lebih kecil. Teknik subnetting biasanya digunakan untuk memudahkan pengelola jaringan, seperti sistem dan network administrator dalam bekerja.

Sebelum mengetahui cara untuk menghitung subnetting, perlu diketahui bahwa metode ini berpusat pada 4 hal, yaitu jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Menyadur laman resmi dari SMKN 1 Ketapang, berikut contoh subnetting.

Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah network address 192.168.1.0/26?

Analisanya, 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).

1. Jumlah subnet

2x, di mana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi jumlah subnet adalah 22 = 4 subnet.

2. Jumlah host per subnet

2y – 2, di mana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host

3. Blok subnet

256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128 dan 128 + 64 = 192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.

4. Hos dan broadcast yang valid

Mengetahui host dan broadcast yang valid memerlukan tabel dengan catatan host pertama adalah 1 angka setelah subnet dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.

Tabel host dan broadcast yang valid. Foto: SMKN 1 Ketapang
Tabel host dan broadcast yang valid. Foto: SMKN 1 Ketapang

Tujuan Subnetting

Menurut laman resmi Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Bengkulu, hadirnya teknik subnetting dapat memudahkan seorang network administrator dalam mengamankan jaringan.

Selain itu, ada beberapa tujuan lain dari teknik subnetting ini yang perlu untuk diketahui, yaitu:

  1. Untuk mengefisienkan pengalamatan (misal untuk jaringan yang hanya mempunyai 10 host, kalau kita menggunakan kelas C saja terdapat 254 – 10 = 244 alamat yang tidak terpakai).

  2. Membagi satu kelas network atas sejumlah subnetwork dengan arti membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

  3. Menempatkan suatu host, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak.

  4. Untuk mengatasi masalah perbedaan hardware dengan topologi fisik jaringan.

  5. Untuk mengefisienkan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan supaya bisa memaksimalkan penggunaan IP Address.

  6. Mengatasi masalah perbedaan hardware dan media fisik yang digunakan dalam suatu network, karena router IP hanya dapat mengintegrasikan berbagai network dengan media fisik yang berbeda jika setiap network memiliki address network yang unik.

  7. Meningkatkan security dan mengurangi terjadinya kongesti akibat terlalu banyaknya host dalam suatu network.

Selasa, 01 November 2022

BINCANG SERU DENGAN KEPALA CABANG DINAS WIL. KAB. SAMPANG

 

BINCANG SERU DAN BERKOLABORASI
DENGAN KEPALA CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH KABUPATEN SAMPANG


    Pada hari Selasa tanggal 25 Oktober 2022 saya mendapat kesempatan untuk berbincang seru sekaligus berkolaborasi bersama bapak Ali Afandi, S.Pd., M.T selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sampang. Beliau adalah kepala Cabang Dinas Pendidikan yang sangat mendukung adanya inovasi dalam proses pembelajaran. Beliau sangat senang sekali dengan adanya Portal Rumah Belajar, bahkan beliau juga sudah membuat inovasi berupa Rumah Pendidikan yang akan didirikan di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang. 
        Beliau memaparkan bahwa dengan adanya teknologi saat ini dan dengan adanya berbagai macam inovasi pembelajaran saat ini maka peran guru akan menjadi semakin banyak dan kompleks. Salah satu peran yang menarik hati saya adalah guru harus bisa menjadi teman debat bagi siswanya. Karena guru harus bisa menjadi teman debat bagi siswanya maka guru tidak boleh ketinggalan informasi apalagi sampai "gaptek". Kalau sampai guru sampai gaptek atau gagap teknologi maka guru akan kehilangan salah satu perannya yaitu sebagai teman debat bagi siswanya.

BINCANG SERU DENGAN KEPALA SMKN 1 SAMPANG

BINCANG SERU DAN BERKOLABORASI
DENGAN KEPALA SMKN 1 SAMPANG


    Pada hari Senin tanggal 24 Oktober 2022 saya mendapat kesempatan untuk berbincang seru sekaligus berkolaborasi bersama bapak Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si selaku Kepala SMK Negeri 1 Sampang. Beliau adalah kepala sekolah yang sangat terbuka dengan adanya inovasi dalam proses pembelajaran. Sekolah kami SMK Negeri 1 Sampang mendapat banyak bantuan dana untuk pengadaan inovasi pembelajaran. Dengan adanya Portal Rumah Belajar yang memiliki banyak fitur yang bermanfaat membuat bapak kepala sekolah tertarik untuk menerapkannya dalam proses pembelajaran di SMK Negeri 1 Sampang.
        Beliau menyampaikan bahwa dengan adanya Portal Rumah Belajar ini seirama dengan kurikulum merdeka yang menitik beratkan pada Profil Pelajar Pancasila. Dengan adanya Portal Rumah Belajar, para guru dapat melakukan inovasi dalam pembelajaran. Pendidikan sekarang ini harus bisa memanfaatkan teknologi khususnya memanfaatkan HP yang saat ini sudah banyak dimiliki oleh siswa. Portal Rumah Belajar ini dapat diakses menggunakan HP sehingga siswa dapat belajar sesuai kemampuan mereka dan siswa dapat belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. Hal ini memudahkan guru dalam menerapkan profil pelajar Pancasila dalam proses pembelajaran.

WORKSHOP E LEARNING BERBASIS WEB PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

WORKSHOP E LEARNING BERBASIS WEB 
PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
DENGAN PORTAL RUMAH BELAJAR


    Workshop E-Learning yang diadakan oleh Dinas Kabupaten Sampang dilanjutkan lagi pada hari kamis-sabtu tanggal 27-29 Oktober 2022 pada mata pelajaran bahasa Indonesia untuk guru-guru yang ada di SMP negeri di kabupaten Sampang. Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang meminta setiap sekolah menengah pertama di kabupaten Sampang untuk mengirimkan salah satu guru ASN nya yang mengampu mata pelajaran bahasa Indonesia dalam workshop e-learning berbasis web. Dalam kegiatan ini pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang meminta saya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan workshop tersebut. Workshop e-leaning ini dibuka oleh bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang secara resmi.

        Seperti halnya pada workshop e-learning  pada mata pelajaran matematika sebelumnya, maka Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang berharap guru mata pelajaran Bahasa Indonesia jenjang SMP yang ada di kabupaten Sampang pada akhirnya nanti bisa membuat website yang sudah ada LMS di dalamnya untuk pembelajaran. Workshop e-learning berbasis web pada mata pelajaran bahasa Indonesia ini dilaksanakan selama 3 hari mulai hari kamis sampai sabtu pada tanggal 27-29 Oktober 2022 pukul 07.00 - 15.00. Workshop e-learning ini memanfaatkan Wordpress sebagai media websitenya dan memanfaatkan plugin Edumall sebagai LMS nya serta memanfaatkan Portal Rumah Belajar sebagai sumber materinya. Website ini diharapkan dapat digunakan tidak hanya secara online tetapi bisa digunakan secara offline atau secara lokal dilingkungan sekolah bapak ibu guru masing-masing.



       

Senin, 31 Oktober 2022

WORKSHOP E LEARNING BERBASIS WEB PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA

WORKSHOP E LEARNING BERBASIS WEB 

PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA

DENGAN PORTAL RUMAH BELAJAR


    E-learning adalah singkatan dari elektronic learning atau pembelajaran elektronik. Bullen & Jeans mendefinisikan e-learning sebagai proses pembelajaran yang menggunakan teknologi internet untuk memfasilitasi, menyampaikan, dan memungkinkan berjalannya proses pembelajaran jarak jauh. E-Learning memungkinkan proses mengajar dan belajar dapat dilakukan oleh siapa pun, kapan pun, dan di mana pun. Layaknya prinsip kegiatan online lainnya, jarak dan waktu tidak lagi menjadi penghalang untuk melakukan kegiatan, termasuk dalam hal ini adalah belajar.

    E-Learning sendiri kini sudah marak digunakan oleh hampir seluruh sekolah dan perguruan tinggi, karena berubahnya zaman saat ini yang menjadi serba digital. Kurikulum merdeka mendukung pembelajaran mandiri yang bisa dilakukan kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja. Oleh karena itu Dinas Kabupaten Sampang mengadakan workshop e-learning pada mata pelajaran matematika untuk guru-guru yang ada di SMP negeri di kabupaten Sampang. Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang meminta setiap sekolah menengah pertama di kabupaten Sampang untuk mengirimkan salah satu guru ASN nya yang mengampu mata pelajaran matematika dalam workshop e-learning berbasis web. Dalam kegiatan ini pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang meminta saya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan workshop tersebut. Workshop e-leaning ini dibuka oleh bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang secara resmi.




        Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang berharap guru jenjang SMP yang ada di kabupaten Sampang pada akhirnya nanti bisa membuat website yang sudah ada LMS di dalamnya untuk pembelajaran. Workshop e-learning berbasis web pada mata pelajaran matematika ini dilaksanakan selama 3 hari mulai hari kamis sampai sabtu pada tanggal 20-22 Oktober 2022 pukul 07.00 - 15.00. Workshop e-learning ini memanfaatkan Wordpress sebagai media websitenya dan memanfaatkan plugin Edumall sebagai LMS nya serta memanfaatkan Portal Rumah Belajar sebagai sumber materinya. Website ini diharapkan dapat digunakan tidak hanya secara online tetapi bisa digunakan secara offline atau secara lokal dilingkungan sekolah bapak ibu guru masing-masing.

KOLABORASI SRB 2022-PEMANFAATAN PRB DAN PMM


PEMANFAATAN PORTAL RUMAH BELAJAR DAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR

MENUJU MERDEKA BELAJAR


        Kegiatan ini adalah kegiatan kolaborasi dari sahabat rumah belajar 2022 yang terdiri dari gabungan para sahabat rumah belajar yang mengabdikan dirinya untuk para siswa yang ada di Pulau Madura dan Duta Rumah Belajar 2021 yang berasal dari Pulau Madura. Kelima sahabat rumah belajar ini diantaranya adalah bu Putri DF (SDN Gladak Anyar 2 Pamekasan), pak Andika Faris (SDN Gladak Anyar 2 Pamekasan), saya sendiri Ainun kusuma Ningrum (SMK Negeri 1 Sampang), pak Jamaluddin (UPTD SMPN 2 Robatal Sampang), dan bu Eka Nurhayati (UPTD SDN Ombul 1 Bangkalan). Duta Rumah Belajar 2021 yang ikut memeriahkan kegiatan kita malam itu adalah pak Ilham Saputra selaku Duta Rumah Belajar 2021 yang juga berasal dari Pulau Madura. Kami berlima berkomitmen untuk memajukan pendidikan yang ada di Pulau Madura. Pulau Madura adalah pulau yang elok akan budaya dan panoramanya. Karapan sapi menjadi simbol kuat dari Pulau Madura dan puluhan pantai yang tersebar dari ujung Bangkalan sampai ujung sumenep menjadi panorama yang tak kalah indah dan patut diperhitungkan dibandingkan dengan pantai yang ada di daerah lain di Indonesia. Pulau Garam adalah sebutan lain dari Pulau Madura dan Trunojoyo adalah nama pahlawan terkenal dari Pulau Madura. Kekayaan budaya lokal yang ada di Pulau Madura ini diangkat dalam jajaran budaya yang ada di Indonesia karena penduduk Madura banyak yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Mereka membawa budaya lokal mereka yang hebat disetiap perjalanan mereka. 

KOLABORASI SAHABAT RUMAH BELAJAR 2022

 KOLABORASI SAHABAT RUMAH BELAJAR 2022

PEMANFAATAN PMM DAN PRB DALAM PEMBELAJARAN BERDEFERENSIASI


      Kegiatan ini adalah kegiatan kolaborasi sahabat rumah belajar 2022 yaitu gabungan dari 6 sahabat rumah belajar yang berasal dari Prov. Jawa Timur dan dengan dimentori oleh Cak Rachmad selaku Duta Rumah Belajar tahun 2018. Keenam sahabat rumah belajar tersebut berasal dari Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Trenggalek. Nama dan instansi kerja dari para sahabat rumah belajar tersebut antara lain yaitu bu Putri DF (SDN Gladak Anyar 2 Pamekasan), pak Andika Faris (SDN Gladak Anyar 2 Pamekasan), saya sendiri Ainun kusuma Ningrum (SMK Negeri 1 Sampang), pak Jamaluddin (UPTD SMPN 2 Robatal Sampang), bu Rachma Hajah A. (SDN Tunggangri Tulungagung), dan bu Tutik Puji R. (SDN Pucanganak Trenggalek). 

Flyer Kegiatan Kolaborasi Sahabat Rumah Belajar 2022

     Kami mengusung tema Pemanfaatan PMM dan PRB dalam Pembelajaran Berdeferensiasi ini bukanlah tanpa alasan. Tema ini kami usung karena sekarang ini pemerintah sedang gencar-gencarnya menggalakkan dan mensosialisasikan pembelajaran berdeferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya, karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama. Dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi guru perlu memikirkan tindakan yang masuk akal yang nantinya akan diambil, karena pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti pembelajaran dengan memberikan perlakuan atau tindakan yang berbeda untuk setiap murid, maupun pembelajaran yang membedakan antara murid yang pintar dengan yang kurang pintar.

WEBINAR KOLABORASI SAHABAT RUMAH BELAJAR 2022

 

WEBINAR 

KOLABORASI SAHABAT RUMAH BELAJAR 2022
BELAJAR MENYENANGKAN DENGAN PORTAL RUMAH BELAJAR


         Kegiatan ini adalah kegiatan kolaborasi sahabat rumah belajar 2022 yaitu antara saya (Ainun Kusuma Ningrum) dari SMK Negeri 1 Sampang dan pak Jamaludin dari SMP Negeri 2 Sampang. Kegiatan ini diapresiasi dan disambut baik oleh bapak Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kab. Sampang yaitu Bapak Ali Afandi S.Pd., MT. Beliau sangat mendukung penuh dengan adanya inovasi dalam pembelajaran khususnya dalam kurikulum merdeka saat ini yang mengusung pembelajaran berdeferensiasi. Beliau juga sangat senang dengan adanya Portal Rumah Belajar semakin memeriahkan platform yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran.

        Sebelumnya kami berdua menghadap bapak KaCab Wil. Kab. Sampang yaitu bapak Ali Afandi, kami meminta ijin untuk mengadakan webinar  dengan mengusung tema "Belajar Menyenangkan dengan Portal Rumah Belajar". Sasaran peserta kami adalah bapak ibu kepala SMA/SMK sederajat dan guru-guru yang ada di wilayah kabupaten Sampang pada khususnya dan guru-guru yang ada di seluruh Indonesia pada umumnya. Kami meminta ijin kepada bapak KaCab untuk bersedia menhadiri webinar kami dan memberikan sambutannya dalam webinar yang kami laksanakan secara daring melalui Google Meet dan Live Streaming Youtube. Beliau sangat antusias dan bahkan langsung memerintahkan stafnya untuk membuatkankan surat undangan webinar untuk semua kepala SMA/SMK sederajat yang ada di wilayah kab. Sampang.

Flyer Webinar

Senin, 17 Oktober 2022

KEGIATAN PEMBELAJARAN DI KELAS


 ASYIKNYA BELAJAR 

JARINGAN KOMPUTER DENGAN
PORTAL RUMAH BELAJAR


     Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki kelelusaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat siswa.

      Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

     Implementasi kurikulum merdeka semakin meluas tepatnya di Sekolah Mnengah Kejuruan (SMK). Demikian juga dengan jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) yang ada di SMK Negeri 1 Sampang yang mulai menerapkan kurikulum merdeka. Siswa TJKT di SMK Negeri 1 Sampang diarahkan untuk dapat belajar secara mandiri dalam proses pembelajarannya, khususnya pada mata pelajaran Dasar-Dasar TJKT. Dalam proses pembelajarannya guru harus mampu menggunakan media pembelajaran interaktif yang dapat menarik minat siswa dalam mempelajari materi jaringan komputer.

        Dengan adanya Portal Rumah Belajar semakin memudahkan guru dalam mencari materi dan media pembelajaran interaktif untuk dipakai dalam proses pembelajaran dan diberikan kepada siswa, agar pembelajaran menjadi lebih seru dan menyenangkan. Sama halnya dalam pembelajaran jaringan komputer, dengan adanya Portal Rumah Belajar siswa bisa berselancar menggunakan fitur Sumber Belajar untuk mencari materi tentang jaringan komputer.

Senin, 30 Maret 2020

MODUL PRAKTIKUM 1


MERANCANG BANGUN LAN DAN WAN



Petunjuk Praktikum :
·        Awali kegiatan praktikum dengan do’a, semoga berkah dan mendapat kemudahan
·        Pahami setiap langkah praktikum
·        Tanyakan kepada Guru apabila ada hal-hal yang belumdipahami berkaitan dengan kegiatan praktikum


  1. LATIHAN
A. KABEL STRAIGHT – TROUGH
Topologi :
 
 
 Yang harus kamu lakukan adalah :
a)    Bangun topologi jaringan
b)   Assign IP kelas B
c)    Uji konektivitas jaringan

Jumat, 22 Maret 2019

SOAL UAS MAPEL AIJ


Kerjakan soal berikut dengan cara klik disini

MODUL PRAKTIKUM II






 I.   LATIHAN
A. MEMBANGUN WAN DENGAN KABEL SERIAL
Topologi :

Yang harus kamu lakukan adalah :
a)    Bangun topologi jaringan
b)   Melihat dari topologi berarti ada 3 jaringan yang berbeda
c)    Assign IP Address kelas A di Network A
d)   Assign IP Address kelas B di Network B
e)    Assign IP Address kelas C di Network C
f)    Lakukan Konfigurasi pada Router
g)    Uji Konektivitas Jaringan


Materi Setting IP Address

Setting IP Address

Kali ini saya akan menerangkan materi tentang setting IP Address pada linux.
Kali ini saya akan menjelaskan cara Konfigurasi IP Address dan Konfigurasi Network di Debian Server. Ip addres dan konfigurasi network dibutuhkan oleh suatu server untuk berkomunikasi dalam jaringan tersebut. Bayangkan apabila suatu server tidak memiliki konfigurasi network, dia hanya akan menjadi server. Ya benar tetap akan menjadi server, hanya kehilangan fungsionalnya sebagai server untuk berkomunikasi ke jaringan. 

Rabu, 20 Maret 2019

Materi Osi Layer


Kali ini saya akan menjelaskan mengenai Model OSI Layer

OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Post ini membahas tentang pengertian dan fungsi layer OSI.
Dahulu ketika OSI belum digunakan, perangkat komunikasi yang berasal dari vendor berbeda tidak dapat saling berkomunikasi. Alat komunikasi yang diciptakan oleh IBM tidak dapat berkomunikasi dengan vendor lain. Sehingga dibentuklah standard OSI.

 
OSI Layer
Pengertian dan Fungsi Layer OSI
OSI yang merupakan singkatan dari Open Systems Interconnect memiliki tujuh buah layer yang dirinci sebagai berikut:
  1. Application Layer
  2. Presentation Layer
  3. Session Layer
  4. Transport Layer
  5. Network Layer
  6. Data Link Layer
  7. Physical Layer
Penjelasan Masing-masing Layer
Berikut ini adalah penjelasan dari fungsi masing-masing layer OSI yang telah disebutkan di atas.
Physical Layer
Physical layer adalah layer OSI yang terletak di paling bawah. Physical layer bertugas mendefinisikan media transmisi jaringan ke media fisik serta membawa sinyal ke layer yang lebih tinggi.
Phyical layer memberikan hal berikut:
  1. Data encoding (bagaimana merepresentasikan binari 1, menerima dan mengelola bit)
  2. Physical medium attachment (mengakomodasi kemungkinan dalam berkomunikasi dengan media tertentu)
  3. Transmission technique (transmisi digital atau analog)
  4. Physical medium transmission (mentransmisikan bits sebagai electrical atau optical signal ke media fisik)
Data Link Layer
Layer kedua dari 7 layer OSI adalah data link layer. Layer ini bertugas untuk mengaktifkan dan mengakhiri link logical di antara dua node.
Selain itu Data link layer juga bertugas mengontrol frame dan memanage akses dari media tertentu, misalnya apakah suatu node memiliki hak untuk menggunakan media fisik.
Network Layer
Network layer bertugas untuk melakukan kontrol terhadap pengalamatan subnet. Network layer juga yang memutuskan path mana yang harus digunakan sesuai keadaan jaringan, prioritas layanan, dan faktor-faktor lain.
Selain itu Network layer juga melakukan frame fragmentation, logical-physical address mapping, dan penghitungan penggunaan subnet..
Transport Layer
Transport layer bertugas untuk memastikan pesan yang dikirim bebas dari error. Sesuai namanya, transport layer yang mengelola ketika ada pesan yang hendak dikirim di dalam suatu jaringan.
Transport layer melakukan hal berikut:
  1. Message segmentation (memecah pesan menjadi bagian-bagian kecil).
  2. Message acknowledgement (memberikan pengiriman pesan yang reliable).
  3. Message traffic control.
  4. Session multiplexing.
Session Layer
Session layer bertugas menetapkan dan mengakhiri session (sesi) di antara dua host yang sedang berkomunikasi. Tugas Session layer:
  1. Session establishment, maintenance, and termination.
  2. Session support (memberikan security, logging, dsb).
Presentation Layer
Presentation layer bertuhas untuk menyajikan data kepada Application layer. Presentation layer ini ibarat sebagai translator dari sebuah jaringan.
Presentation layer bertugas untuk melakukan:
  1. Character code translation (misalnya ASCII ke EBCDIC).
  2. Data conversion: (bit order, CR-CR/LF, integer-floating point, dsb).
  3. Data compression: mengurangi jumlah bit yang harus ditransmisikan ke jaringan.
  4. Data encryption: encrypt data untuk keamanan (misalnya password encryption).
Application Layer
Application layer berfungsi sebagai interface untuk user dan proses aplikasi untuk mengakses layanan jaringan.
Fungsi yang diberikan di Application layer di antaranya:
  1. Resource sharing and device redirection.
  2. Remote file access.
  3. Remote printer access.
  4. Inter-process communication.
  5. Network management.
  6. Directory services.
  7. Electronic messaging (such as mail).
  8. Network virtual terminals.
Silahkan saksikan video berikut ini:



KESERUAN SAAT SOSIALISASI BUDAYA POSITIF DI SMKN 1 SAMPANG

                 Budaya Positif adalah materi yang ada pada modul 1.4 pada Pendidikan Guru Penggerak. Materi ini mencakup materi inti mengen...